Setelah beberapa tahun jurnaling mood, tahun ini aku mulai melakukan perubahan kecil. Biasanya, hari ketika tidak ada hal luar biasa ku tandai dengan "normal" atau "biasa saja". Tahun ini, aku putuskan untuk menuliskannya sebagai "baik".

Bersamanya, aku belajar mendeskripsikan ulang definisi "baik".

Sebelumnya, aku mengartikan baik sebagai "adanya kesenangan". Sesuatu yang membahagiakan. Tapi tahun ini, aku memutuskan untuk menganggapnya sebagai "tidak adanya kesedihan".

Perubahan kecil ini ternyata mengubah caraku memandang hari. Aku jadi merasa bahwa hari-hari menyenangkan datang lebih banyak dari sebelumnya. Dengan begitu, ada lebih banyak hal yang bisa disyukuri juga. Rasa bahagia pun datang perlahan-lahan dan lebih menenangkan.

Akhirnya, aku memahami perkataan lama yang bilang kalau bahagia itu sederhana dan dapat diciptakan.