Selama 6 tahun berobat Bipolar, aku udah dateng ke 4-5 psikiater. Dari situ, aku menyadari kalau psikiater itu sama kaya teman. Mungkin gak semua psikiater cocok sama kita. Dan setiap psikiater juga beda-beda caranya.

Ada yang fokus sama symptom, ada juga yang mau ngasih psikoterapi tipis-tipis. Ada juga yang mau ngejelasin dengan detail hubungan antara mental illness kita sama symptom yang ada. Atau antara obat dan efeknya kaya gimana. Ada juga yang nggak.


Pindah Psikiater, Gapapa?

Sebelum pindah psikiater, ada banyak pertimbangan yang aku pikirkan. Salah satunya, "Boleh gak sih pindah psikiater?" Apalagi aku kan pake BPJS yang secara kesannya gratis (Padahal ya nggak, kan kita bayar premi bulanan). 

Tapi setelah berkonsultasi, salah satunya sama psikolog aku, akhirnya aku mantap buat pindah psikiater.

Alasan utama aku pindah itu karena udah 2 tahun rasanya gak ada kemajuan. Obat yang aku konsumsi pun rasanya gak cocok. Karena bikin aku ngantuk hampir 20 jam setiap hari.

Dan ternyata, setelah memutuskan pindah, kondisi dan pengobatan aku jadi lumayan membaik meskipun baru beberapa bulan aja.

Jadi, kalau misal kamu pakai BPJS dan ada chance untuk pindah psikiater, aku pikir itu gapapa. Apalagi kalau pengobatannya dirasa nggak ada kemajuan setelah beberapa bulan bahkan tahun.


Cara Pindah Psikiater Pakai BPJS

Ada beberapa cara pindah psikiater yang bisa kamu coba ketika kamu berobat pakai BPJS.

1. Ganti Hari Kunjungan

Cara ini berlaku kalau dalam rumah sakit yang sama punya lebih dari 1 psikiater. Biasanya, setiap psikiater punya hari praktek masing-masing.

Misalnya, dokter A di hari Senin, Rabu, dan Jumat. Sedangkan dokter B di hari Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Kalau sebelumnya kamu biasa datang di jadwal dokter A, kamu bisa coba datang di jadwal dokter B supaya psikiater yang kamu dapatkan berubah.

Aku pribadi gak sengaja pakai cara ini waktu awal berobat. Bukan karena mau pindah atau gak cocok sama psikiater sebelumnya. Tapi murni karena aku lupa aja jadwal dokternya kapan. Hehe.

2. Ganti Rumah Sakit

Kalau rumah sakit yang kamu kunjungi cuma punya satu psikiater, kamu bisa request untuk ganti rumah sakit di faskes pertama.

Caranya, ketika perpanjang rujukan di faskes I, kamu sekalian minta untuk pindah rumah sakit. Biasanya akan ditanya kenapa. Waktu itu aku jawab karena gak cocok sama dokter dan obatnya. Hamdalah bisa.